Irritable Bowel Syndrome atau Sindrom Iritasi Usus Besar

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Irritable Bowel Syndrome Atau Sindrom Iritasi Usus Besar

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah satu dari penyakit-penyakit usus yang paling umum. IBS juga dikenal dengan nama spastic colon, irritable colon, dan nervous colon.

Sindrom iritasi usus besar (IBS) merupakan gangguan pada daerah usus besar yang menyebabkan sembelit pada sebagian orang, atau diare pada sebagian lainnya. IBS lebih banyak dialami orang Amerika dan Eropa daripada orang Asia dan Afrika. Sekitar 50% pasien mengalami gejala IBS sebelum usia 35 tahun.

Pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat (termasuk ragi dan parasit) umumnya disebabkan oleh pola makan yang buruk, stres, penggunaan antibiotik berlebihan, atau konsumsi alkohol yang berlebihan.

Bakteri jahat ini menghasilkan racun yang menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran pencernaan. Pada akhirnya kerusakan ini menghambat penyerapan gizi dan melemahkan fungsi kekebalan tubuh

Meskipun tidak menyebabkan kerusakan serius pada usus, sindrom iritasi usus besar bisa menyebabkan rasa tidak nyaman yang berlebih pada penderitanya, dengan gejala-gejala seperti perut kembung, buang air besar yang tidak teratur, dan rasa sakit di perut.

Sindrom iritasi usus besar (IBS) ini dikelompokkan sebagai gangguan fungsional, karena penyakit ini merusak aktivitas normal tubuh dan fungsi-fungsi yang terkait, seperti gerakan usus, sensitivitas saraf usus, ataupun kerja dari otak yang mengendalikan fungsi-fungsi tersebut.

Penyebab IBS

Penyebab IBS sampai saat ini masih belum diketahui, namun ada beberapa penemuan yang mencoba menjelaskannya. Berbagai laporan ilmiah menyebutkan bahwa IBS berkaitan dengan alergi makanan atau hipersensitif makanan. Penyebabnya juga bisa multifaktor, seperti; gangguan pergerakan usus, gangguan fungsi otot kandung kemih, genetik, intoleransi karbohidrat, faktor psikososial, dan visceral hypersensitivity. Kontraksi (proses memendek dan menebal) duodenum (usus dua belas jari) dan jejunum (usus kecil) secara clustered serta kontraksi ileum (bagian akhir usus) yang memanjang dan berulang sering terjadi pada penderita IBS.

Gejala

Irritable Bowel Syndrome termasuk salah satu gangguan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan perubahan kebiasaan BAB, nyeri perut, dan tidak ditemukan adanya organism penyebab kelainan tersebut. Sindrom ini merupakan sindrom yang paling banyak ditemukan dari seluruh penyakit saluran pencernaan dalam sehari-hari.

Sindrom Iritasi Perut (IBS) dapat digolongkan menurut gejala paling dominan, yakni:
– IBS-A dimana diare dan sembelit bergantian, nyeri perut merupakan gejala yang paling dominan
– IBS-C dimana konstipasi merupakan gejala yang paling dominan
– IBS-D dimana diare merupakan gejala yang paling dominan
– IBS-M dimana kombinasi diare dan sembelit
– IBS tanpa tipe (konsistensi tinja tidak cukup abnormal untuk memenuhi subtipe-subtipe tadi).

IBS dicirikan dengan sakit perut atau perasaan tidak nyaman minimal selama tiga hari per bulan selama tiga bulan
Gejala lainnya:
– Perubahan frekuensi buang air besar dan bentuk tinja, kotoran berlendir, serta kembung.
– Sakit perut yang berhubungan dengan proses buang air besar (yang mungkin membaik setelahnya)
– Perubahan pada frekuensi buang air besar dan konsistensinya,
– Adanya rasa kembung, mual, nyeri, kram di daerah perut bagian bawah, serta
– Sering mengalami kelelahan, depresi, gelisah, dan sulit konsentrasi.

Pencegahan

Untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan maka hal yang penting diperhatikan adalah keseimbangan yang sehat dari flora usus atau bakteri baik. Bakteri baik diperlukan tubuh untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan menjaga fungsi kekebalan tubuh.

– Menjaga pola makan dengan makan teratur dalam jumlah sedikit namun lebih sering
– Menerapkan pola hidup yang teratur
– Olahraga
– Diet yang sesuai
– Banyak minum air putih
– Hindari stres.

Artikel Terkait Irritable Bowel Syndrome atau Sindrom Iritasi Usus Besar: