Hindari Tifus dan TBC pada Bayi

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Hindari Tifus Dan Tbc Pada Bayi

Balita dirumah juga rentan terancam kuman tifus. Balita masih senang bermain dengan memasukkan apa saja ke dalam mulutnya. Dari empeng (kenyotan) yang sudah berkali-kali jatuh atau kena debu atau dipegang orang yang tangannya tercemar kuman tifus, hingga peralatan makan dan makanan/minum yang memang sudah terkontaminasi.

Cara menghindari tifus dan TBC:

« Cuci bersih semua perabot anak, mainan dan sebagainya, usai digunakan. Masukka dalam wadah khusus atau kantong buatan sendiri (mirip sarung bantal raksasa) agar tetap bersih.

« Periksakan semua orang yang serumah, agar Anda yakin bukan mereka yang menjadi sumber penularan.

« Biasakan lantai tempat anak bermain dalam keadaan bersih (alas kaki yang dipakai di luar rumah, ‘parkir’ di luar). Melarang anak main di lantai bukan jalan keluar, bahkan menghambat tumbuh kembangnya secara kinestetik untuk bereksplorasi.

« Sediakan sabun cair (bukan batangan) di kamar mandi untuk membersihkan tangan usai ‘cebok’.

« Tidak hanya wajib minum air yang dimasak atau minum air kemasan, tapi wadahnya juga harus bebas kuman.

« Jangan biarkan pengasuh atau siapapun meniup makanan si kecil. Infeksi kuman TBC sangat mudah terjangkau melalui cara ini.

« Jangan anggap enteng demam pada anak, bisa jadi itu gejala awal tifus atau penyakit lain yang butuh penanganan dokter. Jangan pula terlalu sering memberikan obat penurun panas, karena bisa jadi bumerang bagi orangtuanya.

« Banyak anak yang akhirnya menderita banyak penyakit fatal akibat penggunaan ‘obat-obatan warung’.Bila demam anak atau batuk pilek sering ‘kumat’ lebih dari 3 kali dalam setahun, atau sekali batuk pilek tidak sembuh dalam seminggu, atau sekali demam (orang Jawa menyebutnya ’sumeng’) bertahan lebih dari 3 hari patut diwaspadai.

« Ciptakan pola makan sehat seimbang dengan masak sendiri. Hindari makanan kemasan untuk bayi. Cuci dengan cermat makanan segar yang dimakan mentah dengan air mengalir, bilas dengan air matang dan langsung tiriskan, simpan di kulkas. Menghindari infeksi saluran cerna bukan berarti sama sekali tidak lagi makan makanan segar, tapi kebersihan itulah kunci utamanya.

« Vaksinasi BCG usia bayi sangat saya anjurkan. TBC dapat dihindari melalui vaksinasi. TBC adalah penyakit endemik di negara berkembang seperti Indonesia yang pencegahannya sangat sulit, sekali pun anak mendapat makanan sehat yang cukup. Penularan TBC melalui kuman yang ditularkan dari percikan liur/cairan saluran nafas penderita lewat udara ke orang lain di sekitarnya. Kita tidak bisa menebak siapa penderita dan mana yang bukan.

« Pengobatan tuntas yang diawasi dokter dengan antibiotika yang tepat terhadap kuman tifus dan TBC meringankan kemungkinan komplikasi/penyulit di kemudian hari. Berkomunikasilah dengan dokter bila ada pertanyaan atau keluhan. Banyak pasien ‘menjadi dokter’ bagi dirinya sendiri atau anak-anaknya, hal ini memperburuk kondisi infeksi, bahkan terjadi resistensi; kumannya telanjur membangun kekebalan terhadap antibiotika tersebut.