Hidrokel Pada Bayi

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Hidrokel Pada Bayi

Hidrokel atau dikenal dengan istilah hydroceles yaitu adanya cairan pada alat kelamin bayi laki laki di sekitar testis (buah zakar) yang menyebabkan skrotum (kantong zakar) membengkak. Penyakit ini terjadi berupa pembengkakan tanpa rasa sakit dari skrotum yang disebabkan pengumpalan cairan di sekitar testis. Hidrokel primer (alami) mulai terlihat sejak usia 2 tahun, sedangkan hidrokel sekunder kerap terjadi pada pria berusia 40 tahun keatas. Angka kejadian hidrokel pada bayi baru lahir berkisar 10% dan akan menghilang pada tahun pertama kehidupan. Hidrokel dapat terjadi sejak janin dalam rahim.
Prosesus vaginalis belum tertutup sempurna sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis. Sistem limfatik di daerah skrotum belum sempurna dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel. Terdapat dua tipe dari hidrokel Hidrokel Komunikans (timbul pada waktu lahir akibat kegagalan menutupnya saluran tersebut) dan Hidrokel Non-Komunikans (dapat timbul pada waktu lahir atau berkembang kemudian meskipun saluran tersebut sudah menutup dengan baik). Pada orang dewasa, bagaimanapun juga, dapat terjadi hidrokel akibat peradangan atau jejas pada skrotum. Kebanyakan hidrokel tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan. Akan tetapi, ketika skrotum membengkak terlalu besar sehingga mengancam aliran darah testis, carian dapat dikeluarkan dengan menggunakan suatu metode, yang dikenal sebagai aspirasi. Pembedahan yang disebut dengan hidrokelektomi dapat juga digunakan untuk menangani hidrokel.

Penyebab Penyebab hidrokel pada bayi baru lahir adalah saluran tempat turunnya testis dari rongga perut ke dalam skrotum (kantong buah zakar) masih terbuka, padahal seharusnya sudah menutup sebelum bayi dilahirkan. Akibatnya, cairan selaput rongga perut mengalir melalui saluran tersebut dan terperangkap di dalam skrotum sehingga skrotum membengkak. Hidrokel yang umumnya berbentuk bulat, berbatas tegas dan kenyal ini bisa terjadi di salah satu atau kedua skrotum.
Hidrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena

– Belum sempurnanya penutupan prosesus vaginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke prosesus vaginalis (hidrokel komunikans).
– Belum sempurnanya sistem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan hidrokel.
Komplikasi

Hidrokel yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan
– Infeksi testis
– Mengganggu kesuburan dan fungsi seksual
– Hematom pada jaringan skrotum yang kendor.

Indikasi operasi hidrokel adalah
– Indikasi kosmetik
– Hidrokel permagna yang mengganggu aktifitas sehari-hari
– Hidrokel bertambah besar sehingga dapat menekan pembuluh darah.
Hidrokel pada bayi biasanya ditunggu sampai anak mencapai usia satu tahun, dengan harapan setelah prosesus vaginalis menutup, hidrokel akan sembuh sendiri. Tetapi, jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar, perlu dilakukan tindakan. Tindakan untuk mengatasi cairan hidrokel adalah dengan aspirasi dan operasi. Aspirasi cairan hidrokel tidak dianjurkan. Sebab, selain angka kekambuhannya tinggi, kadangkala dapat menimbulkan penyulit berupa infeksi dan terjadinya kembali hidrokel pada usia selanjutnya sedangkan untuk indikasi operasi hidrokel adalah dilihat dari kondisi perkembangan hidrokel yang semakin membesar dan dikhawatirkan menekan pembuluh darah dan menganggu perkembangan aktivitas sehari hari.