Gula Darah

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gula Darah

Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan. Kadar gula darah saat berpuasa berbeda dengan sesudah makan. Demikian pula kadar gula darah sebelum tidur dan sepanjang hari. Namun ketika kadar gula darah meningkat menjadi sangat tinggi atau terus menerus meningkat sulit dikendalikan, maka harus dicari penyebabnya (bisa pola makan yang salah, kurang olahraga, minum obat obatan tertentu, menopause, dan lain-lain.). Kadar Gula Darah yang berlebihan disebabkan oleh tidak sempurnanya proses metabolisme zat makanan dalam sel tubuh. Zat gizi dan sari makanan diserap di usus halus dan dibawa oleh darah ke dalam sel. Di dalam sel, sari-sari makanan tersebut diubah menjadi energi atau pun zat lain yang diperlukan tubuh.

Jika proses pengangkutan zat gula darah (glukosa) ke dalam sel terganggu, maka glukosa tidak dapat terserap ke dalam sel dan tertinggal di dalam darah. Inilah yang menyebabkan kadar gula darah menjadi tinggi. Penyerapan glukosa ke dalam sel dibantu oleh sejenis hormon yang disebut insulin. Dalam kondisi normal, tubuh memiliki mekanisme untuk menjaga kadar gula darah dalam keadaan stabil. Tetapi orang-orang tertentu, seperti penderita diabetes, tidak dapat melakukan hal itu. Karena itu, indeks glikemik suatu makanan sangat perlu diperhatikan. Tentunya kita dianjurkan untuk memilih makanan rendah IG yang sifatnya lambat menaikkan gula darah. Gula darah yang terdapat di dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Rata-rata, kadar gula darah normal adalah sebagai berikut. Gula darah 8 jam sebelum makan atau setelah bangun pagi (70 – 110 mg/dl).
Gula darah 2 jam setelah makan (100 – 150 mg/dl).
Gula darah acak (70 – 125 mg/dl).
Kadar gula tinggi (hiperglikemia) maupun kadar gula rendah (hipoglikemia) tidak bagus untuk kesehatan. Kadar gula darah harus berada dalam posisi normal agar kinerja organ-organ tubuh tetap sehat dan normal.

Kadar Gula Darah Rendah
Kadar gula darah rendah tergolong relatif lebih mudah diobati dari pada kadar gula darah tinggi. Karena jika Anda mengalami level kadar gula darah rendah itu artinya Anda kekurangan asupan gizi, lemak, protein, dan kurang istirahat. Level gula darah atau glukosa diatur oleh kinerja pankreas.  Jika kadar gula darah atau glukosa Anda rendah, otomatis pankreas akan mengeluarkan glukagon, yang menargetkan sel-sel di hati untuk kemudian diubah menjadi glukosa dan setelah itu dilepaskan ke aliran darah hingga mencapai level tertentu. Jika seseorang tetap mengalami kadar gula darah dalam level yang rendah, kemungkinan besar Anda mengalami penurunan kerja pankreas atau kurangnya asupan gizi serta kurangnya istirahat.

Berikut tips untuk meningkatkan kadar gula darah:

  • Tidak mengonsumsi Alkohol
    * Hindari konsumsi kafein dan merokok
    * Hindari olahraga terlalu berat
    * Mengonsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan
    * Makanlah secara teratur dan tidak menunda
    * Minumlah segelas susu setiap hari
    * Kadar gula darah yang sangat rendah dapat menyebabkan hilangnya kesaaran seseorang atau koma. Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala seperti berkeringat disertai gemetar, pusing, perasaaan linglung, dan jantung berdetak lebih kencang sampai kehilangan kesadaran. Untuk memelihara kadar gula darah yang normal dalam tubuh, sebaiknya kita mulai menjaga kadar gula di makanan yang dikonsumsi dengan membatasi konsumsi makanan yang manis-manis dan asupan karbohidrat.