Gejala Sindrom Rett Pada Anak

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gejala Sindroma Rett Pada Anak

Sindroma Rett merupakan salah satu gangguan autisme yang terjadi di usia anak-anak dan biasanya lebih sering terjadi pada anak perempuan. Sindrom Rett dapat terjadi pada semua kelompok ras dan etnis, dan terjadi di seluruh dunia pada 1 dari setiap 10.000 menjadi 23.000 kelahiran bayi perempuan.

Sindroma Rett terjadi akibat kelainan genetik yang mempengaruhi cara otak berkembang. Sindrom Rett dianggap salah satu gangguan spektrum autisme. Sebagian besar kasus sindrom Rett disebabkan oleh mutasi pada gen MECP2, yang ditemukan pada kromosom X.

Bayi dengan sindrom Rett tumbuh dan berkembang secara normal pada awalnya, tetapi kemudian berhenti berkembang dan bahkan kehilangan keterampilan dan kemampuan, namun saat melewati usia 6 bulan, anak mulai cenderung menunjukkan ciri anak autis dan terjadi kemunduran perkembangan. Gejalanya baru terlihat dengan jelas pada 18 bulan.Walaupun tidak selalu terdeteksi, namun perlambatan pertumbuhan kepala merupakan salah satu tanda pertama.

Sindrom Rett menyebabkan masalah dalam fungsi otak yang bertanggung jawab untuk perkembangan kognitif, sensorik, emosional, motor dan fungsi otonom. Perkembangan meliputi belajar, berbicara, sensasi sensorik, suasana hati (mood), gerakan, pernapasan, fungsi jantung, dan bahkan mengunyah, menelan, dan masalah pencernaan.

Gejala awal lainnya adalah hilangnya tonus otot. Setelah itu, anak kehilangan penggunaan fungsi tangan sebagaimana mestinya. Sebaliknya, anak mengembangkan kebiasaan memijat atau menggosok kedua tangannya.

– Gerakan tangan tidak terkendali, seperti memasukan tangan ke mulut, menepukkan tangan, dan membuat gerakan dengan dua tangan seperti sedang mencuci baju.

– Gangguan komunikasi yang menyebabkan anak tidak bisa berbahasa dengan baik dan menjadi tidak ekspresif. Biasanya mereka juga akan menarik diri dari sosialisasi sekitarnya.

– Gangguan pernafasan, otot-otot yang makin kaku , timbul kejang, scoliosis tulang punggung, pertumbuhan terhambat dan kaki makin mengecil (hypotrophik).
Komplikasi

Beberapa komplikasi anak dengan gangguan Rett:
– Scoliosis
– Rapuh tulang
– Gangguan pernafasan (cardiac dysrhythmias)
– Perubahan bentuk tubuh kurang normal dibandingkan anak orang seusianya Penanganan atau pengobatan untuk membantu anak-anak penderita Sindroma Rett dapat dilakukan dengan terapi fisik dan wicara. Terapi fisik dan penggunaan kawat gigi atau gips dapat membantu anak-anak yang menderita scoliosis.

Dalam beberapa kasus, terapi fisik juga dapat membantu mempertahankan berjalan, keseimbangan dan fleksibilitas, sementara terapi okupasi dapat memperbaiki penggunaan tangan. Terapi wicara dapat membantu meningkatkan kehidupan anak dengan mengajarkan cara-cara berkomunikasi nonverbal. Gizi yang tepat sangat penting bagi pertumbuhan normal dan untuk meningkatkan fungsi mental dan sosial. Beberapa anak dengan Sindrom Rett dapat membutuhkan lemak tinggi dan makanan berkalori tinggi.