Gejala Khas Tuberculosis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Gejala Khas Tuberculosis

Tuberculosis disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis, kuman yang ditularkan melalui udara dan dari satu orang ke orang lain. Kadang-kadang, bakteri menyebar ke organ lain dan bisa menyebabkan meningitis. Penyakit menular ini merupakan infeksi serius yang mempengaruhi paru-paru seseorang. Bakteri yang menyebabkan tuberculosis bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui tetesan kecil yang dilepaskan ke udara melalui batuk dan bersin. Jika tuberculosis tak diobati hingga tuntas bisa berakibat fatal. Orang dengan tuberculosis aktif harus minum beberapa jenis obat selama berbulan-bulan untuk membasmi infeksi dan mencegah perkembangan resistensi antibiotik. Meskipun tubuh bisa menjadi pelabuhan bakteri yang menyebabkan tuberculosis, sistem kekebalan tubuh biasanya bisa mencegah Anda dari sakit. Karena alasan itu, dokter membedakan tuberculosis dalam dua macam:

  1. tuberculosis Laten
    Pada kondisi ini, Anda memiliki infeksi tuberculosis, tapi bakteri tetap dalam tubuh Anda dalam keadaan tidak aktif serta tak menimbulkan gejala. tuberculosis laten juga disebut tuberculosis tidak aktif atau tuberculosis infeksim yang tak menular. Namun, bisa berubah menjadi aktif sehingga pengobatan penting bagi tuberculosis laten untuk membantu mengendalikan penyebaran tuberculosis. Diperkirakan, sepertiga penduduk dunia mengalami tuberculosis laten.

  2. tuberculosis aktif
    Kondisi membuat Anda sakit dan bisa menularkan ke orang lain. Ini bisa terjadi beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri tuberculosis atau beberapa tahun kemudian.

Tanda dan Gejala tuberculosis Aktif

Orang sering mengalami satu atau dua gejala ringan dan tak mengenalinya sedini mungkin. Gejala sering tidak muncul sampai penyakit ini berkembang. Kebanyakan, orang tak menyadari mengalami gejala tuberculosis dan bingung membedakannya dengan penyakit lain karena tak mudah untuk mengenalinya. Padahal, gejala dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan.

Berikut sejumlah tanda dan gejala khas jika orang terkena tuberculosis:

• Batuk
Pada tahap selanjutnya, batuk bisa menghasilkan dahak berwarna abu-abu atau kuning yang bisa bercampur dengan darah
• Perhatikan penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan.
• Kelelahan
• Demam
• Berkeringat di malam hari adalah salah satu cara tubuh melindungi darpenyakit. Berkeringat di malam hari dapat dimulai dengan demam dan akhirnya menyebabkan keringat berlimpah diikuti oleh menggigil.
• Panas dingin
• Kehilangan nafsu makan
• Amati urine yang berubah warna (kemerahan) atau urine keruh. Ini merupakan gejala yang muncul pada tahap selanjutnya Tuberculosis bisa menyerang paru-paru Anda dan bagian organ lainnya.Jika Anda mengalami tuberculosis paru, maka tanda dan gejala yang dihadapi

• Batuk yang berlangsung tiga minggu atau lebih
• Batuk darah atau sputum
• Perhatikan nyeri di dada dan paru-paru, yang bisa menyebabkan sesak napas. Sesak napas itu bisa menyebabkan pusing. Selain paru-paru, tuberculosis bisa mempengaruhi bagian lain dari tubuh Anda, termasuk tulang belakang, ginjal, dan otak. Ketika tuberculosis terjadi di luar paru-paru, gejala bervariasi tergantung organ yang terlibat. Misalnya saja tuberculosis tulang belakang yang bisa membuat punggung Anda sakit, dan tuberculosis ginjal yang bisa menyebabkan urine berdarah.
Meski tuberculosis menular, bukan pekerjaan mudah untuk mengenalinya. Anda lebih mungkin tertular tuberculosis dari seseorang yang hidup dengan Anda atau bekerja bersamanya dibanding orang yang tak dikenal. Kebanyakan orang dengan tuberculosis aktif yang sudah menjalani terapi obat yang tepat, setidaknya dua minggu sudah tidak lagi menular.

Faktor Peningkat Risiko

Faktor tertentu bisa meningkatkan risiko seseorang terkena tuberculosis. Contohnya saja jika sistem kekebalan tubuh Anda lemah dan tempat kerja atau tempat tinggal Anda ada orang yang terkena tuberculosis. Berikut sejumlah faktor risiko yang perlu diperhatikan:

• Sistem Imun yang melemah
Sejumlah penyakit dan obat-obatan bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, seperti HIV/AIDS, diabetes, penyakit ginjal stadium akhir, beberapa kanker, pengobatan kanker, obat mencegah penolakan transplantasi organ, malnutrisi, usia masih sangat muda atau usia lanjut.

• Kemiskinan dan penyalahgunaan zat: Jika Anda berpenghasilan rendah atau tetap, tinggal di daerah terpencil, Anda kurang akses ke perawatan medis yang diperlukan untuk mendiagnosa dan mengobati tuberculosis. Sedangkan penyalahgunaan zat dalam jangka panjang seperti alkohol atau narkoba melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat orang rentang terhadap tuberculosis.

• Tempat tinggal atau bekerja: Kontak secara teratur dengan orang yang sakit bisa meningkatkan peluang Anda terkena tuberculosis. Kenakan masker dan sering mencuci tangan untuk mengurangi risiko. Tinggal atau bekerja di fasilitas rumah perawatan. Orang yang tinggal atau bekerja di penjarak, panti jompo berisiko terkena tuberculosis. Ini karena risiko lebih tinggi dengan kurangnya ventilasi.

Artikel Terkait Gejala Khas Tuberculosis: