Gejala Epilepsi

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gejala Epilepsi

Epilepsi adalah kondisi yang disebabkan karena terganggunya aktivitas listrik otak sehingga memicu terjadinya kejang berulang. Meskipun tidak termasuk penyakit mental, tapi epilepsi terjadi setelah cedera atau kerusakan di otak. Jenis epilepsi yang biasanya terjadi pada anak adalah epilepsi idiopatik dan simptomatik. Epilepsi idiopatik biasanya terjadi pada anak dengan perkembangan dan pemeriksaan fisiknya normal. Gejala baru muncul pada usia tertentu dan biasanya mempunyai prognosis baik. Sedangkan epilepsi simptomatik adalah epilepsi yang terjadi karena suatu kondisi yang disebabkan oleh terganggunya aktivitas listrik otak sehingga memicu terjadinya kejang berulang. Penyebab epilepsi antara lain:faktor genetik/turunan (meski relatif kecil antara 5-10 persen), trauma pada kepala, penyakit medis seperti jantung dan stroke, Demensia, Cedera sebelum melahirkan, perkembangan penyakit lain seperti autis atau down syndrome, penyakit pada otak, gangguan metabolisme, gangguan peredarah darah, keracunan, alergi, perdarahan di otak, hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), gangguan elektrolit, dan cacat bawaan. Gejala-gejala penyakit epilepsi tergantung pada tingkat keparahan dan jenis epilepsi itu sendiri. Epilepsi dapat ditemukan dan mempengaruhi setiap bagian tubuh, sehingga sensasinya pun berbeda-beda. Saat epilepsi menyerang, gelajanya bisa muncul:
– Kebingungan yang temporer
– Gerakan menghentak yang tidak terkontrol pada tangan dan kaki
– Hilang kesadaran secara total
– Ada pula yang tidak punya kekuatan otot sesaat
– kejang, terkejut, melamun tak sadarkan diri dalam beberapa saat, dan kaku sesaat.
– Gigi menggertak, lidah berada di antara gigi dan keluar air liur hal yang bisa menjadi gejala yang umum ditemui pada penderita epilepsi. Untuk gejala-gejala epilepsi yang muncul pada anak diantaranya adalah:
– Anak memiliki tatapan mata yang kosong
Biasanya terjadi secara mendadak, saat anak sedang melakukan sesuatu dan berhenti tiba-tiba kemudian seperti melamun.
– Bangkitan total
Anak yang mengalami bangkitan total biasanya jatuh secara tiba-tiba dan kehilangan kesadaran. Hal ini bisa berlangsung sekitar 2-5 menit.
– Kedutan
Meski gejala yang satu ini bisa muncul pada berbagai jenis epilepsi, namun ia terlihat lebih jelas pada epilepsi fokal.
– Aura (tanda peringatan)
Aura terjadi sesaat sebelum bangkitan berlangsung, di mana anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata, atau mencium aroma yang tidak ada sumbernya.

Faktor resiko Faktor yang mungkin dapat meningkatkan risiko epilepsi adalah – Usia
– Jenis kelamin
– Infeksi pada otak
– Catatan keluarga
– Cedera kepala
– Stroke dan penyakit vaskular lain
– Kejang-kejang berkepanjangan pada saat anak-anak.