Gangguan Hipoglikemia

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Gangguan Hipoglikemia

Hipoglikemia adalah suatu keadaan dimana kadar gula darah (glukosa) dalam darah rendah atau berada di bawah batas normal. Kadar gula darah rendah bisa menyebabkan gangguan fungsi berbagai sistem organ tubuh, khususnya otak. Kadar gula darah normal yang diukur 2 jam setelah makan antara 70-145 mg/dL, sedangkan jika mengabaikan jadwal makan maka rentang normalnya adalah 70-125 mg/dL. Hipoglikemia yang berlangsung lama bisa menyebabkan kerusakan otak yang permanen. Faktor utama dari gangguan hipoglikemia adalah ketergantungan jaringan saraf pada asupan glukosa yang berkelanjutan. Otak membutuhkan pasokan gula (glukosa), sehingga jika kadar glukosa menjadi terlalu rendah atau hipoglikemia bisa memberikan efek pada otak, diantaranya:
– Kebingungan, perilaku abnormal atau keduanya
– Mengalami gangguan penglihatan seperti penglihatan menjadi ganda dan penglihatan kabur.
– Kadang mengalami kejang
– Kehilangan kesadaran

Hipoglikemia bisa dibedakan menjadi beberapa. yakni: – Hipoglikemia ringan (glukosa darah 50-60 mg/dL)
Hipoglikemi ringan terjadi jika kadar glukosa darah menurun, sistem saraf simpatik akan terangsang. Pelimpahan adrenalin ke dalam darah menyebabkan gejala seperti tremor, takikardi, palpitasi, kegelisahan dan rasa lapar. – Hipoglikemia Sedang (glukosa darah <50 mg/dL)
Penurunan kadar glukosa dapat menyebabkan sel- sel otak tidak memperoleh bahan bakar untuk bekerja dengan baik. Tanda-tanda gangguan fungsi pada sistem saraf pusat mencakup ketidakmampuan berkonsentrasi, bicara pelo, gerakan tidak terkoordinasi, penglihatan ganda, perasaan seperti mau pingsan, sakit kepala, vertigo, konfusi dan penurunan daya ingat. – Hipoglikemia Berat (glukosa darah <35 mg /dL)
Hipoglikemia berat akan menyebabkan gangguan pada sistem saraf pusat sehingga pasien memerlukan pertolongan orang lain untuk mengatasi hipoglikeminya. Gejalanya mencakup disorientasi, serangan kejang, sulit dibangunkan bahkan kehilangan kesadaran.

Gejala Gejala hipoglikemia yang masih tergolong ringan muncul gejala seperti; jantung berdebar-debar, tremor atau gemetaran, mudah cemas, bingung, berkeringat, kelaparan. Hipoglikemia yang lebih berat menyebabkan berkurangnya glukosa ke otak sehingga menyebabkan gejala seperti; pusing, bingung, lelah, lemah, sakit kepala, perilaku yang tidak biasa, kedinginan, sering merasa mual. tidak mampu berkonsentrasi, gangguan penglihatan. Penderia Hipoglikemia yang telah parah terkadang mengalami gejala seperti : pingsan, kejang-kejang, koma/tidak sadarkan diri dalam waktu yang lama dan bahkan bisa menyebabkan kematian jika tidak segara ditangani dengan cepat.

Penyebab hipoglikemia bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:
– Sering menunda waktu makan
– Stres
– Asupan karbohidrat berlebih
– Anorexia nervosa
– Muntah, gastroparesis
– Menyusui
– Konsumsi alkohol berlebihan
– Kelebihan dosis insulin pada pengidap diabetes dependen-insulin
– Penggunaan sulfonilurea
– Kelainan pada kelenjar hipofisa atau kelenjar adrenal
– Kelainan pada penyimpanan karbohidrat atau pembentukan glukosa di hati.
– Sesudah melahirkan.

Pencegahan – Mengatur porsi makan
– Olahraga ringan
– Makan tepat waktu
– Kurangi makanan yang mengandung karbohidrat terlalu banyak
– Jangan mengkonsumsi alkohol/soda
– Banyak memakan makanan yang mengandung serat alami
– Beristirahatlah dengan teratur.

Artikel Terkait Gangguan Hipoglikemia: