Gangguan Autis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gangguan Autis

Autisme atau biasa disebut ASD (Autistic Spectrum Disorder) merupakan gangguan perkembangan fungsi otak yang komplex dan sangat bervariasi (spektrum). Biasanya gangguan perkembangan ini meliputi cara berkomunikasi, ber-interaksi sosial dan kemampuan ber-imajinasi. Dari data para ahli diketahui penyandang ASD anak lelaki empat kali lebih banyak dibanding penyandang ASD anak perempuan. Autis adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak disebabkan oleh gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif. Biasanya gejala ini timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun. Gejala autisme mulai terlihat sebelum anak-anak berumur tiga tahun. Keadaan ini akan dialami di sepanjang hidup anak-anak tersebut.Anak autisme sering menimbulkan kekeliruan bagi pengasuhnya karena mereka kelihatan normal tetapi memperlihatkan tingkah laku dan pola perkembangan yang bebeda.

Penyebab Penyebab autis sendiri sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Diperkirakan salah satu penyebab autis adalah faktor genetik, hal ini terbukti dari lebih besarnya jumlah penyandang autis pria dibanding wanita. Selain itu, perkiraan lain mengatakan bahwa autis disebabkan oleh keracunan logam berat. Hal ini mungkin terjadi karena ibu makan sea food yang sudah tercemar logam berat atau melakukan tambal gigi yang mengandung amalgam.

• Faktor Genetis.
Faktor genetis atau faktor keturunan adalah penyebab terbesar terjadinya sindrome autisme,
– anak kembar memiliki 90% kemungkinan mereka terkena Autis.
– usia ibu yang terlalu tua saat mengandung atau
– usia ayah yang terlalu tua ,kwalitas sperma lelaki berusia tua cenderung akan lebih mudah bermutasi dan memicu timbulnya autisme pada anak.

• Faktor Kandungan ( Fre- Natal )
usia ibu terlalu tua saat mengandung, memiliki penyakit Diabetes,perdarahan, obat-obat tertentu saat mengandung anak tersebut.     Infeksi virus saat hamil.Pengaruh lingkungan saat ibu mengandung.

• Faktor kelahiran
– bayi yang  lahir dengan berat badan sangat rendah dan lama dalam kandungan ( lebih dari 9 bulan
– bayi yang mengalami hipoksa ( gagal nafas)
– bayi yang lahir prematur me.

• Faktor Lingkungan
Bayi yang sehat selama dalam kandunganpun memiliki jika ia tumbuh dan berkembang di lingkungan yang tidak tepat. Alergi parah, konsumsi obat-obatan,vaksin, jenis makanan tertentu dan logam berat.Keracunan merkuri juga dapat memicu timbulnya autisme pada bayi dan balita

Gejala Gejala yang paling mudah dikenali dari autisme adalah minimnya kontak mata anak terhadap lawan bicaranya. Gejala lain yang juga mudah dikenali adalah apabila anak mengalami keterlambatan bicara. Gejala-gejala autis bervariasi, bisa ringan maupun berat. Selain itu, perilaku anak autis biasanya berlawanan dengan berbagai keadaan yang terjadi dan tidak sesuai dengan usianya. Penderita autisme klasik memiliki 3 gejala:
• gangguan interaksi sosial
• hambatan dalam komunikasi verbal dan non-verbal
• kegiatan dan minat yang aneh atau sangat terbatas

Gejala2 Autis yang harus di waspadai, dalam kegiatan sehari-hari :

•  Tertarik pada bagian dari mainan dan bukan mainan itu sendiri
•  Kurang menjaga keselamatan diri dan tidak menyadari adanya bahaya
•  Tidak bereaksi,atau seakan tidak mendengar saat dipanggil namanya
•  Cenderung main sendiri
•  Membeo (mengulang) kata yang anda ucapkan
•  Menggunakan gerakan untuk menunjukan keinginannya
•  Tidak suka dipeluk/disentuh
•  Kurang/tidak melakukan kontak mata terhadap lawan bicara bicara
•  Kegiatan rutin sulit diubah serta memerlukan jadwal kegiatan yang konsisiten dan rutin (cenderung kaku)
•  Sangat sensitif terhadap rangsang pancaindra, baik pendengaran, penciuman, rasa, dll (tidak tahan bunyi keras,kain yang kasar,tidak suka rasa asam dsb)
• Keterlambatan bicara,misalnya tidak mengucapkan kata-kata hingga usia 2 tahun atau hilang kemampuan bicara
• Sangat obsesif terhadap benda tertentu,misalnya:sarung bantal yang harus dibawa kemanapun pergi
• Melakukan gerakan-gerakan khas yang sifatnya berulang, misalnya mengepak-epakkan tangan seperti burung, menjentikkan jemari di depan mata, berputar-putar, dll
• Kesulitan dalam mengekspresikan emosi, misalnya marah-marah dan mengamuk tanpa sebab(tantrum), tertawa sendiri atau mengelamun dan sibuk di dunianya sendiri.