Gagal Ginjal Kronis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis adalah kerusakan ginjal yang terjadi selama lebih dari 3 bulan. Ketika itu terjadi maka cairan, elektrolit dan kotoran akan bercampur di dalam darah. Pada tahap awal gagal ginjal kronis, anda dapat memiliki beberapa tanda atau gejala. Gagal ginjal kronis mungkin tidak akan terlihat jelas sampai fungsi ginjal anda menurun secara signifikan. Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan keadaan gangguan fungsi ginjal yang bersifat menahun berlangsung progresif dan irreversible(tidak dapat kembali ke keadaan semula). Dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit yang menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah). Gagal ginjal kronik merupakan perkembangan gagal ginjal yang progresif dan lambat,biasanya berlangsung beberapa tahun. Gagal ginjal memang bukan penyakit menular,tapi sakit akibat gagal ginjal bisa sangat berbahaya,bahkan bisa mengakibatkan kematian. Pada pasien gagal ginjal tentu diperlukan tindakan yang ekstra untuk penanganannya,dari mulai cuci darah sampai dengan cangkok ginjal.penyakit ginjal disebut kronik jika kerusakannya sudah terjadi selama lebih dari tiga bulan dan lewat pemeriksaan terbukti adanya kelainan struktur atau fungsi ginjal. Berat ginjal yang kita miliki memang hanya 150 gram atau sekitar separuh genggaman tangan kita. Tetapi fungsi ginjal sangat strategis dan mempengaruhi semua bagian tubuh. Selain mengatur keseimbangan cairan tubuh, eletrolit, dan asam basa, ginjal juga akan membuang sisa metabolisme yang akan meracuni tubuh, mengatur tekanan darah dan menjaga kesehatan tulang. Gangguan fungsi ginjal dapat menggambarkan kondisi sistem vaskuler sehingga dapat membantu upaya pencegahan penyakit lebih dini sebelum pasien mengalami komplikasi yang lebih parah seperti stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah perifer Setiap orang bisa terkena penyakit ginjal, namun mereka yang disarankan melakukan pemeriksaan dini adalah orang yang memilik faktor risiko tinggi, yakni mereka yang memiliki riwayat darah tinggi di keluarga, diabetes, penyakit jantung, serta ada anggota keluarga yang dinyatakan Dokter sakit ginjal. Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi ginjal kita. Yang paling umum adalah pemeriksaan urin. Adanya protein atau darah dalam kencing menunjukkan kelainan dari ginjal. Tes kreatinin klirens dapat membedakan berat ringannya gangguna fungsi ginjal. Pada keadaan normal Tes Kreatinin Klirens (TKK) adalah 100 sampai 125 ml/mm. Pada TKK 75 sampai 100 sudah terjadi hilangnya fungsi cadangan ginjal. Sedangkan TKK 25 sampai 75 disebut keadaan insufisiensi ginjal. Pada TKK 5 sampai 25 digolongkan gagal ginjal kronik. TKK yang di bawah 5 disebut gagal ginjal terminal.

Penyebab Penyebab dari gagal ginjal kronis adalah:
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Penyumbatan saluran kemih
• Glomerulonefritis (peradangan)
• Kelainan ginjal, misalnya penyakit ginjal polikista
• Diabetes melitus (kencing manis)
• Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik.
• Infeksi misalnya pielonefritis kronik
• Penyakit vaskuler hipertensif misalnya nefrosklerosis benigna, nefrosklerosis maligna, stenosis arteria renalis
• Gangguan jaringan penyambung misalnya lupus eritematosus sistemik, poliarteritis nodosa,sklerosis sistemik progresif
• Penyakit metabolik misalnya DM,gout,hiperparatiroidisme,amiloidosis
• Nefropati toksik misalnya penyalahgunaan analgesik,nefropati timbal
• Nefropati obstruktif misalnya saluran kemih bagian atas: kalkuli neoplasma, fibrosis netroperitoneal. Saluran kemih bagian bawah: hipertropi prostat, striktur uretra, anomali kongenital pada leher kandung kemih dan uretra.

Gejala Tanda dan gejala gagal ginjal kronis berkembang secara perlahan. Tanda dan gejala gagal ginjal kronis antara lain: Tanda dan gejala gagal ginjal akut antara lain:
• Bengkak pada mata
• Nyeri pinggang hebat (kolik)
• Kencing sakit
• Demam
• Kencing sedikit
• Kencing merah/darah
• Sering kencing Kelainan Urin:
• Protein
• Darah/Eritrosit
• Sel Darah Putih/Lekosit
• Bakteri Sedangkan tanda dan gejala gagal ginjal kronik antara lain:
• Lemas
• Nafsu makan kurang
• Mual/muntah
• Bengkak
• Kencing berkurang
• Gatal
• Sesak napas
• Pucat/anemi Penyakit dan kondisi yang umumnya menyebabkan gagal ginjal kronis antara lain:
• Diabetes tipe I
• Diabetes tipe II
• Tekanan darah tinggi
• Pembesaran prostate
• Batu ginjal
• Kanker kandung kemih
• Kanker ginjal
• Kondisi yang menyebabkan urin masuk kembali ke ginjal (vesicoureteral reflux)
• Polycystic kidney disease
• Infeksi ginjal (pyelonephritis)
• Glomerulonephritis
• Lupus
• Scleroderma
• Vasculitis
• Kerusakan pada arteri yang membawa darah menuju ginjal (renal artery stenosis)

Faktor risiko Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal kronis antara lain:
• Diabetes
• Tekanan darah tinggi
• Penyakit jantung
• Merokok
• Obesitas
• Kolesterol tinggi
• Sejarah keluarga dengan penyakit ginjal
• Usia 65 tahun atau lebih Pada dasarnya mengontrol tekanan darah dan glukosa bertujuan agar tak memperburuk efek penyakit ginjal, dan memicu penyakit lain. Sedangkan pengelolaan asupan makanan dengan mengedepan diet DM (Diabetes Militus) dan diet rendah protein dimana bertujuan untuk meringankan kerja ginjal. Penderita ginjal gangguan kronis sangat disarankan untuk menjalani diet rendah protein dan ketoanalog, dimana ginjal nantinya dapat membuang zat racun dari metabolit protein. Ketoanalog yang merupakan asam amino menghasilkan nitrogen dalam bentuk urea, yang harus dikeluarkan oleh ginjal. Ketoanalog sendiri merupakan asam amino bebas nitrogen yang asam ini merupakan bahan baku protein yang nantinya diserap dalam tubuh. Kemudian, nanti apabila asam amino ‘dibakar’ oleh tubuh dan menghasilkan nitrogen dalam bentuk urea, yang harus dikeluarkan oleh ginjal. Pada tahap ini, proses ini masih membebani kerja ginjal. Namun dengan adanya asam pada ketoanalog ini dapat mengikat nitrogen yang dibentuk dari pemecahan asam amino, sehingga terjadi proses daur ulang nitrogen sekali lagi dalam tubuh. Sehingga akhirnya mengurangi produksi urea. Pada saat inilah manfaat diet rendah protein dan ketoanalog ini kelihatan manfaatnya yakni  mengurangi kerja ginjal. Setelah pengelolaan diet makan teratur, bagi Anda yang sudah jadi penderita PGK tingkat dua, tiga dan empat disarankan untuk melakukan terapi entah terapi eritropoitin (peningkatan tekanan darah), asam folat, atau parathyroid hormone ( hormon penting untuk mengendalikan keseimbangan kalsium darah) secara konsisten dan tepat waktu. Sebab perpaduan pengelolaan asupan makanan dan terapi bisa lebih mempertahankan kesehatannya. Namun, tetap harus mengacu pada hasil konsultasi atau anjuran dari dokter. Mengendalikan faktor risiko tidak harus selalu dengan obat, tapi yang paling mudah yang dapat Anda lakukan adalah perubahan gaya hidup dan hal ini merupakan pilar utama dalam pencegahan penyakit ginjal kronis. Gaya hidup sehat yang melekat dalam aktivitas sehari-hari amat membantu dalam membentuk kesehatan jasmani dan rohani kita.