Ejakulasi Dini

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik www.ObatSakti.com

GoSehat.com » Ejakulasi Dini

Ejakulasi Dini merupakan gangguan fungsi seksual yang umum diderita oleh kaum pria. Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi tanpa kendali sebelum dan sesudah melakukan penetrasi seks meskipun dibawah stimulasi minimal. Ejakulasi dini biasanya akan menimbulkan ketidakpuasan yang berujung pada ketidaknyamanan pada diri pasangan yang mengalaminya. Hampir satu diantara 4 pria bisa mengalami ejakulasi dini. Jika ejakulasi dini hanya terjadi kadang-kadang, bisa dibilang bukan sebuah masalah. Namun, jika hal tersebut terjadi berulang-ulang atau bahkan setiap kali melakukan hubungan intim dengan pasangan, maka merupakan sebuah masalah yang besar. Pada awalnya banyak pria yang mengalami ejakulasi dini namun mereka tidak menyadari bahwa itu termasuk gangguan fungsi seksual. Mereka hanya merasa dan mengeluh pada dirinya sendiri, mengapa ejakulasinya terlampau cepat terjadi. Sebenarnya Ejakulasi dini ditentukan oleh mampu tidaknya seorang pria unutk mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya. Beberapa hal yang bersifat fisik dapat menyebabkan terjadinya ejakulasi dini pada pria, antara lain adanya perubahan pada kelenjar prostat, penyakit diabetes, gangguan pada saraf dan karena kegagalan dalam mengendalikan titik ejakulasi. Gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang buruk dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi, baik wanita maupun pria. Sehinggaa, banyak pria yang sering mengalami masalah ejakulasi dini yang membuat mereka kurang bergairah di atas ranjang.

Berikut kriteria yang digunakan para ahli untuk membuat definisi mengenai ejakulasi dini :

– Berdasarkan waktu tertentu ketika terjadi ejakulasi (misalnya, kurang dari 2 menit)
– Ditentukan oleh berapa kali seorang pria mampu melakukan gerakan ketika berhubungan seksual sebelum terjadi ejakulasi (misalnya, ada yang menggolongkan ejakulasi dini kalau ejakulasi terjadi kurang dari 20 kali goyangan)
– Ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangannya mencapai orgasme
– Ditentukan oleh kemampuan pria mengendalikan ejakulasi agar terjadi sesuai dengan keinginannya

Jenis Ejakulasi Dini Ejakulasi dini dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

– Ejakulasi Dini Ringan
Ejakulasi terjadi setelah beberapa kali gesekan singkat
– Ejakulasi Dini Sedang
Ejakulasi terjadi setelah penis masuk ke dalam vagina
– Ejakulasi Dini Berat
Ejakulasi terjadi begitu penis menyentuh kelamin wanita bagian luar atau ejakulasi terjadi sebelum penis menyentuh kelamin wanita bagian luar
Penyebab

Penyebab pasti ejakulasi dini tidak diketahui. Meskipun yang diketahui sebelumnya kondisi ini adalah masalah psikologis, saat ini kita mengetahui ejakulasi diniberkaitan dengan faktor psikologis dan biologis. Ejakulasi dini bisa terjadi karena pengalaman seks dan umur yang masih terlalu muda pada pria saat melakukan hubungan suami istri. Hal ini juga bisa terjadi ketika seorang pria menemukan pasangan baru setelah lama tidak melakukan sebuah hubungan dengan wanita lain. Masalah pada pria ini juga bisa dipicu oleh pengaruh atau efek samping dari obat-obatan, masalah pada hormon, cedera dan lain-lain.
Selain penyebab fisik, faktor-faktor non fisik juga memberi andil terjadinya ejakulasi dini pada pria. Faktor yang dapat memainkan peran menyebabkan ejakulasi dini antara lain:
– Disfungsi ereksi
– Gelisah
– Masalah dalam hubungan
– Kerusakan sistem syaraf karena operasi atau trauma
– Berhenti dari penggunaan narkotik atau obat yang disebut trifluoperazine yang digunakan untuk mengobati gelisah dan masalah kesehatan mental lainnya

Penyebab psikologis – Situasi dimana anda mungkin harus mencapai klimaks dengan segera.
– Rasa bersalah yang meningkatkan kecenderungan anda untuk terburu-buru saat melakukan hubungan.

Penyebab biologis – Kadar hormon yang tidak normal
– Tidak normalnya kadar zat kimia otak yang disebut neurotransmitter
– Tidak normalnya aktifitas refleks sistem ejakulasi
– Masalah tiroid tertentu
– Pembengkakan dan infeksi pada prostat atau uretra
– Keturunan
Gejala Tanda dan gejala ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi sebelum anda dan pasangan anda harapkan, menyebabkan masalah atau stress. Bagaimanapun, masalah dapat terjadi pada semua situasi seksual, bahkan saat masturbasi. Gejala ejakulasi dini primer ditandai dengan:
– Ejakulasi yang selalu atau hampir selalu terjadi dalam satu menit atau kurang pada saat penetrasi.
– Ketidakmampuan menunda ejakulasi saat atau ketika baru saja melakukan penetrasi.
– Konsekuensi negatif, seperti stress, frustasi atau menghindari hubungan seksual. Gejala ejakulasi dini sekunder antara lain:
– ejakulasi yang terus menerus atau berulang dengan rangsangan yang minimal sebelumnya, atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum anda mengharapkannya.
– Menyebabkan stress dan masalah dalam hubungan.
– Terjadi setelah sebelumnya anda mengalami kepuasan dalam hubungan seksual tanpa masalah ejakulasi.
Faktor risiko Berbagai faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko ejakulasi dini antara lain:
– Stress
– Mengalami disfungsi ereksi
– Obat tertentu yang mempengaruhi fungsi otak
– Memiliki masalah kesehatan yang menyebabkan anda merasa gelisah ketika melakukan hubungan seksual, contohnya penyakit jantung.
Pencegahan

Berikut merupakan tips mengontrol ejakulasi dini pada pria: – Bercinta di pagi hari
Melakukan kegiatan seksual dengan pasangan di pagi hari menjadi salah satu cara dalam mengatasi masalah ejakulasi dini pada pria. Seks di pagi hari identik dengan seks yang buru-buru karena pasangan diburu waktu untuk melakukan pekerjaan. Pria juga akan tampil lebih prima karena telah beristirahat semalaman. Sehingga dia bisa lebih fokus, tenang dan penuh energi di pagi hari.

– Latihan Kegel
Latihan fisik ini dapat memperkuat pubococcygeus atau otot PC. Ketika Anda buang air kecil, Anda dapat mengendalikan otot PC untuk menghentikan keluarnya air seni. Melatih otot ini dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi Anda.

– Bernapaslah dengan baik
Setiap organ tubuh membutuhkan energi penuh untuk melakukan tugasnya masing-masing. Dalam hal ini, organ reproduksi juga membutuhkan energi untuk bekerja. Mengambil napas dalam akan membantu menekan respon ejakulasi sehingga Anda dapat bercinta lebih lama.

– Menjaga kesehatan tubuh
Memiliki tubuh yang sehat tentu saja akan memberikan daya tahan yang tinggi saat melakukan kegiatan seksual dengan pasangan. Sehingga nantinya Anda akan menghasilkan performa yang baik saat bercinta dengan pasangan. Untuk itu asupan makanan sehari-hari perlu diperhatikan dengan sangat baik. Perbanyaklah untuk mengonsumsi kacang-kacangan atau biji-bijian, daging merah dan susu. Sayuran dan buah juga sangat baik untuk kebutuhan vitamin Anda. Pilihlah sayuran berwarna merah yang dapat meningkatkan tingkat kesuburan Anda. Pastikan Anda tidak menunda waktu makan Anda sehingga sistem pencernaan Anda tetap sehat.

– Memilih posisi bercinta yang tepat
Ejakulasi dini pada pria biasanya bisa mudah terjadi ketika pada saat melakukan kegiatan seksual dengan pasangan posisi kakinya terbentang satu sama lain. Cobalah untuk melakukan kegiatan seksual dengan posisi kaki yang berdekatan. Selain bisa mengendalikan otot penis Anda dengan lebih baik, posisi ini juga bisa membuat Anda menjadi lebih nyaman.

– Mencoba posisi seks yang berbeda
Hal ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat membuat Anda menemukan bahwa posisi seksual tertentu memberi Anda lebih banyak waktu tanpa klimaks. Disamping itu, pasangan Anda juga memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi posisi seks mana yang disukainya atau tidak disukainya.

– Melakukan variasi penetrasi
Anda bisa mencoba untuk memasukkan penis pada vagina pasangan Anda secara keseluruhan. Sehingga ketika posisi penis sedang keluar masuk, hanya beberapa inci saja jaraknya. Dengan melakukan cara ini, terbukti bisa membantu pria tahan lama dan menghindari masalah ejakulasi.

– Menggunakan kondom
Kondom mengurangi sensasi pada penis, mengurangi overstimulasi. Hindari kondom dengan lubrikan yang memberi sensasi yang berbeda, seperti kesemutan atau sensasi hangat. Pilihlah kondom dengan bahan yang sedikit lebih tebal. Hal ini terbukti bisa membantu pria untuk melakukan hubungan seksual dengan aman dan nyaman dengan pasangan.

– Berkomunikasi dengan pasangan
Komunikasi adalah kunci dalam situasi apapun yang berhubungan dengan pasangan, begitu juga dengan komunikasi dalam seks. Bicaralah dengan pasangan Anda tentang masalah ejakulasi dini yang Anda alami. Terbuka adalah cara terbaik untuk mencari solusi bersama atas kondisi Anda.