Tekanan Darah Rendah

Solusi Hipotensi (Darah Rendah)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Darah Rendah Hipotensi » Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah suatau kondisi dimana tekanan darah seseorang turun dibawah angka normal, yaitu mencapai nilai rendah 9060 mmHg. Sedangkan, tekanan darah normal secara umum adalah 12080 mmHg.

Nilai tekanan darah yang rendah untuk seseorang mungkin normal untuk orang lain. Kebanyakan dokter menilai tekanan darah dianggap rendah jika rendah terus menerus atau terlalu rendah dan menimbulkan gejala-gejala tekanan darah rendah. Tekanan darah normal untuk dewasa adalah sama dengan atau lebih rendah dari 12080 mmHg- banyak ahli berpendapat 11575 mmHg lebih baik.

Menurut ahli, tekanan darah rendah baru dapat terjadi jika tekanan sistoliknya kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastoliknya di bawah 60 mmHg. Penyakit tekanan darah rendah dan anemia ini memang mirip, namun sebenarnya berbeda. Anemia berhubungan dengan jumlah atau volume darah di tubuh yang kurang, sedangkan tekanan darah rendah merupakan kurangnya kekuatan darah dalam menekan dinding pembuluh darah.

Tekanan darah rendah yang ringan tidak hanya menyebabkan pusing dan lemas tetapi juga dapat menyebabkan pingsan dan resiko cedera karena terjatuh. Sedangkan tekanan darah rendah yang berat akan membuat tubuh kekurangan oksigen untuk menjalankan fungsi normal, Misalnya, jika darah tidak cukup mengalir ke otak, sel-sel otak tidak menerima cukup oksigen dan nutrisi, akibatnya seseorang mengalami gejala tekanan darah rendah yang berupa pusing, atau bahkan pingsan.

Dampak darah rendah untuk jantung sepanjang tekanannya tidak dibawah 9060 mmHg atau 9070 mmHg tidak ada masalah. Selama penderita masih bisa jalan tidak apa-apa. Harus diwaspadai jika sudah muncul keringat dingin atau kakinya mulai dingin dan tekanan darah rendah akibat tubuh mengalami shock, seperti tiba-tiba mencret, demam berdarah, serangan jantung yang akan membuat badan perlahan-lahan dingin. Kondisi-kondisi tersebut bisa membuat tekanan darah anjlok hingga di bawah 90 mmHg. Kondisi seperti ini lah yang berbahaya dan harus ditangani dengan segera. Selain itu ada juga kelainan jantung yang bisa memunculkan tekanan darah, misalnya payah jantung.

Ada tiga jenis utama hipotensi:

  • Hipotensi akut, terjadi akibat kehilangan darah tiba-tiba (syok)
  • Hipotensi Dimediasi Neural (NMH), hipotensi Dimediasi Neural paling sering mempengaruhi orang dewasa muda dan anak-anak dan terjadi ketika seseorang berdiri untuk waktu yang lama.
  • Hipotensi ortostatik, hipotensi ortostatik disebabkan oleh perubahan tiba-tiba posisi tubuh, biasanya ketika beralih dari berbaring ke berdiri, dan biasanya hanya berlangsung beberapa detik atau menit. Juga bisa terjadi setelah makan dan sering diderita oleh orang tua, orang dengan tekanan darah tinggi dan orang dengan penyakit Parkinson. Seseorang dengan hipotensi ortostatik mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebanyak 15-30 mm Hg ketika berdiri dari posisi duduk atau berbaring.

Gejala Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah akan menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Lemas
  • Mual
  • Depresi
  • Rasa Haus
  • Pandangan buram
  • Sering pusing
  • Kebingungan
  • Dingin, berkeringat, kulit pucat
  • Kurangnya konsentrasi
  • Penglihatan kabur
  • Penglihatan kabur
  • Nafas Cepat dan dangkal
  • Kehilangan keseimbangan atau merasa goyah
  • Kelelahan bahkan sampai Pingsan.
  • Jantung berdebar kencang atau tidak teratur.

Penyebab Tekanan darah rendah

Penyebab tekanan darah rendah diantaranya

  • Dehidrasi
  • Pendarahan
  • Diabetes tingkat lanjut
  • Efek samping obat
  • Hipotensi ortostatik
  • Anemia
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Penyakit saraf
  • Syok dan cedera serius
  • Kehamilan
  • Masalah jantung seperti perubahan irama jantung (aritmia), serangan jantung, gagal jantung.

Faktor risiko tekanan darah rendah

Umur

Tekanan darah menjadi drop atau turun ketika seseorang berdiri atau setelah makan terjadi terutama pada orang tua usia 65 tahun keatas. Hipotensi ortostatik adalah terjadinya darah rendah setelah berdiri, sedangkan hipotensi postprandial adalah terjadinya darah rendah setelah makan. Obat-obatan

Orang yang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat tekanan darah tinggi contohnya alpha blocker, memiliki risiko lebih besar mengalami tekanan darah rendah. Penyakit tertentu

Penyakit Parkinson, diabetes dan beberapa kondisi jantung menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar terkena tekanan darah rendah.

Pencegahan tekanan darah rendah

Cara mencegah tekanan darah rendah:

  • Menjalankan pola makan yang sehat
  • Konsumsi banyak air putih
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Istirahat yang cukup.
  • Menghindari berdiri untuk jangka waktu lama
  • Meningkatkan asupan garam
  • Konsumsi kopi murni
  • Mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan sering daripada sebaliknya.

Terapi Hipotensi (Darah Rendah)