Penyebab Tekanan Darah Rendah

Solusi Hipotensi (Darah Rendah)

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Darah Rendah Hipotensi » Penyebab Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah(Hipotensi) dialami banyak orang di seluruh dunia, tapi kebanyakan orang cenderung mengabaikan. Padahal, tekanan darah rendah yang konstan bisa menghalangi oksigen dan nutrisi-nutrisi penting lain mengalir menuju otak sehingga bisa menyebabkan masalah serius bahkan kematian.

Saat tekanan darah tidak cukup untuk memberikan darah ke arteri koroner (pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung), seseorang bisa merasakan nyeri dada (gejala angina) atau bahkan serangan jantung.

Bila darah tidak cukup dikirim ke ginjal, maka fungsi ginjal akan terganggu, akibatnya ginjal gagal menghilangkan limbah dari tubuh, misalnya, urea (BUN) dan kreatinin, dan peningkatan kadar Ureum dan Kreatinin pun terjadi.

Pengidap anemia dan darah rendah tidak bisa terlalu banyak olahraga. Sebab, hemoglobin yang ada di dalam darah seseorang dengan penyakit tersebut akan kekurangan pasokan oksigen, sehingga justru bisa membuat orang tersebut jatuh pingsan.

Tekanan darah rendah muncul akibat hemoglobinnya rendah, sehingga suplai oksigennya pun rendah. Jika dipaksakan olahraga terlalu berat, bisa mengakibatkan pingsan.

Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan tekanan darah rendah:

  • Otot jantung lemah. Penderita otot jantung lemah paling berisiko mengalami tekanan darah rendah. Maksud dari otot jantung lemah adalah ketika otot gagal mengurangi darah yang dipompa. Penyebab dari otot jantung lemah adalah serangan jantung atau infeksi virus tertentu.
  • Obat-obatan. Obat-obatan yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah.. Beberapa obat Anda dapat mengambil juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah.
  • Dehidrasi. Disebabkan oleh kurangnya tubuh menerima asupan cairan. Setelah berolahraga berat, biasanya seseorang juga menderita dehidrasi. Jika dibiarkan, dehidrasi ternyata bisa memicu tekanan darah rendah. Gejalanya di antara lain berupa pusing, berkunang-kunang, sampai pingsan.
  • Kurang nutrisi. Jika tubuh sampai kekurangan nutrisi, tekanan darah bisa menurun drastis. Pastikan Anda banyak mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan
  • Pendarahan. Kehilangan darah, apakah banyak atau sedang, juga bisa menyebabkan tekanan darah rendah. Pendarahan bisa disebabkan karena kecelakaan, operasi, atau alasan lain.
  • Infeksi tertentu. Jika ada bakteri yang menyerang organ tubuh dan memasuki pembuluh darah, mereka akan memproduksi racun yang mengganggu kinerja aliran darah.
  • Pembengkakan organ. Saat organ mengalami pembengkakan, cairan akan meninggalkan pembuluh darah dan memasuki jaringan yang bengkak di sekitar organ dan memeuni area itu. Akibatnya darah akan diserap dan mengurangi volumenya.
  • Penyumbatan pembuluh darah. Jika pembuluh darah tersumbat, jaringan yang bertugas mengirim sinyal ke jantung menjadi terhambat. Sehingga berbagai kontraksi reguler dalam jantung ikut terganggu. Jika dibiarkan, penyumbatan pembuluh darah juga mampu memicu tekanan darah rendah
  • Masalah endokrin. Endokrin merupakan kelenjar yang mengontrol produksi hormon dan aliran darah. Sehingga jika ada masalah tekanan darah pun akan ikut menurun. Masalah endokrin bisa berupa penyakit tiroid, kekurangan hormon adrenalin, kadar gula darah rendah, dan diabetes. Kondisi-kondisi tersebut mampu menyebabkan tekanan darah rendah.
  • Detak jantung tidak normal. Detak jantung yang tidak normal membuat kontraksi dalam jantung terganggu. Sehingga jumlah darah yang dipompa menjadi berkurang dan berujung pada kondisi hipotensi
  • Anafilaksis (Reaksi alergi parah). Anafilaksis dapat menyebabkan masalah pernapasan, gatal-gatal, tenggorokan bengkak dan penurunan tekanan darah. Anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah dan berpotensi mengancam nyawa. Pemicu umum anafilaksis termasuk makanan, obat-obatan tertentu, racun serangga, dan lateks.
  • Kehamilan. Tekanan darah rendah saat kehamilan memang hal yang normal, tapi lebih baik rajin lakukan pengecekan untuk menghindari terjadinya komplikasi.

Terapi Hipotensi (Darah Rendah)