Berbagai Penyebab Kerusakan Penis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Berbagai Penyebab Kerusakan Penis

Kesehatan penis adalah bagian penting dari kesehatan pria, yang erat hubungannya dengan kemampuan ereksi, ejakulasi dan bereproduksi. Namun tanpa disadari, berbagai faktor bisa merusak kesehatan organ vital Anda. Penis merupakan organ intim pria yang sangat penting yang merupakan simbol kejantanan sehinga kesehatan penis harus selalau dijaga agar berfungsi dengan baik.  Jika tidak, penyakit-penyakit mengerikan bisa saja datang. Penis yang sehat akan meningkatkan kualitas kehidupan seksual dengan pasangan, dan juga terhindar dari berbagai masalah seksual yang mengganggu keharmonisan rumah tangga. Berfungsi baiknya penis lebih banyak ditentukan oleh lancarnya aliran darah yang masuk, oleh sebab itu berbagai upaya dan makanan yang bisa memperlancar aliran darah bisa menjadi salah satu alternative untuk penyembuhan disfungsi ereksi. Ada beberapa penyakit fisik yang menjadi penyumbang terbesar terjadinya disfungsi ereksi, seperti diabetes, aterosklerosis, gangguan kelenjar gondok dan cedera pada penis. Selain dari itu merokok, alcohol depresi, stress dan kecemasan dalampekerjaan juga bisa menjadi penyebab disfungsi ereksi tersebut. Berbagai faktor bisa mempengaruhi kesehatan penis, beberapa karena ulah si empunya dan beberapa karena kondisi medis. Berikut berbagai faktor perusak kesehatan penis:

• Hubungan seks tanpa kondom
Anda bisa tertular infeksi menular seksual jika berhubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang berisiko tinggi.

• Penyakit jantung dan diabetes
Tersumbatnya aliran darah yang disebabkan oleh diabetes dan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

• Tingkat hormon
Ketidakseimbangan hormon, seperti defisiensi testosteron atau terlalu banyak hormon prolaktin, telah dikaitkan dengan disfungsi ereksi.

• Tindik
Memasang tindik di penis bisa menyebabkan infeksi kulit.

• Kondisi neurologis
Stroke, cedera sumsum tulang belakang dan punggung, multiple sclerosis dan demensia bisa mempengaruhi transfer impuls saraf dari otak ke penis, menyebabkan disfungsi ereksi.

• Penuaan
Kadar testosteron biasanya menurun seiring pertambahan usia. Hal ini bisa mengakibatkan penurunan minat seksual, kebutuhan stimulasi lebih untuk mencapai dan mempertahankan ereksi, ejakulasi kurang kuat dan butuh lebih banyak waktu sebelum bisa mencapai ereksi lain.

• Obat-obat tertentu dan pengobatan
Obat-obat dan pengobatan tertentu bisa mempengaruhi kesehatan penis. Sebagai contoh, operasi pengangkatan kelenjar prostat (radical prostatectomy) dan jaringan di sekitarnya sebagai pengobatan untuk kanker prostat bisa menyebabkan inkontinensia dan disfungsi ereksi.

• Hubungan seks agresif dan masturbasi
Jika penis membengkok tiba-tiba atau mendapat tekanan berlebih saat ereksi, trauma bisa menyebabkan fraktur penis. Meski fraktur penis jarang terjadi, namun kondisi ini juga bisa menyebabkan impotensi.

• Masalah Psikologis
Depresi bisa menyebabkan hilangnya libido. Demikian juga, jika Anda mengalami masalah ereksi, Anda mungkin khawatir bahwa hal itu akan terjadi lagi, menyebabkan kecemasan atau depresi. Hal ini bisa menambah masalah dan menyebabkan impotensi. Trauma, seperti pelecehan anak, juga bisa menyebabkan rasa sakit yang terkait dengan seks.

• Merokok
Merokok selama beberapa tahun bisa menyumbat arteri dalam tubuh manusia. Ketika aliran darah tersumbat, beberapa organ pun mulai gagal bekerja karena kekurangan asupan darah dan oksigen. Ketika berhubungan dengan pengaruh rokok, penis tak ada bedanya dengan organ tubuh lain. Bahkan, penis berada pada risiko lebih tinggi dibanding bagian tubuh lain karena arteri yang mengalir lebih sempit atau tipis. Artinya, arteri penis adalah yang pertama terpengaruh oleh racun rokok. Ketika arteri penis terpengaruh, pria akan mulai mengalami kesulitan menbisakan ereksi atau mempertahankan ereksi, karena ereksi tergantung aliran darah.

• Minuman Beralkohol
Akibat buruk konsumsi alkohol juga berkaitan erat dengan makin pendeknya ukuran penis pria. Kandungan senyawa dalam alkohol dalam tubuh pria bekerja berlawanan dengan fungsi hormon testosteron. Padahal hormon testosteron adalah hormon yang memberikan sifat jantan kepada seorang pria. Misalnya memproduksi sperma dan menampilkan karakter maskulin. Sebaliknya, berkurangnya hormon testosteron ini menyebabkan meningkatnya kadar hormon kewanitaan dalam diri seorang pria.

• Penyebab lainnya bisa penyakit kelainan darah serta trauma di perinium. Yaitu, batas antara lubang anus dan pangkal kemaluan.