Artritis Reumatoid Bisa Menimbulkan Kecacatan

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Artritis Reumatoid Bisa Menimbulkan Kecacatan

Rasa nyeri pada persendian yang disertai bengkak, merah, sakit jika digerakkan dan sudah berlangsung lebih dari 6 minggu sebaiknya jangan sepelekan . Bisa jadi hal itu adalah gejala Artritis Reumatoid (AR). Bila tidak segera ditangani, AR bisa menyebabkan kecacatan. Artritis reumatoid sebenarnya berbeda dengan penyakit rematik. Penyakit ini merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan sendi kronik. Rematik akibat peradangan ini sampai sekarang tidak diketahui penyebabnya. Bagi sebagian besar penderita penyakit ini menahun. Kendati demikian, berkat obat-obatan yang ada, penderita bisa tetap produktif dan menjalani hidup mendekati normal. Artritis reumatoid sebenarnya berbeda dengan penyakit rematik. Penyakit ini merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan sendi kronik. Rematik akibat peradangan ini sampai sekarang tidak diketahui penyebabnya. Ada dugaan karena faktor genetis, namun ada juga yang menyebutkan karena infeksi dan faktor lingkungan yang merangsang sistem imun untuk menyerang jaringan tubuh yang normal. Sampai saat ini, para ahli masih terus mencari apa penyebab penyakit yang bisa menimbulkan kecacatan ini. Yang pasti penyakit ini tidak ada hubungannya dengan makanan tertentu, seperti pada penyakit gout (asam urat). Penyakit AR tidak bisa dianggap remeh karena bisa merusak tulang rawan, tulang, tendon dan ligamen sendi yang terkena. Penderita penyakit AR juga sering mengalami deformasi sendi sehingga kehilangan mobilitasnya. Di Indonesia, jumlah penderita AR diperkirakan sekitar 0,1-0,3 persen dari jumlah penduduk dan lebih banyak menyerang orang dewasa dan wanita. Gejala utama penyakit ini selain bengkak dan kemerahan adalah nyeri pada banyak sendi. Kebanyakan sendi yang diserang simetris atau kiri kanan. Misalkan pundak kiri dan kanan atau kedua bagian tangan. Ciri khas lainnya adalah adanya benjolan-benjolan (nodul rematik) serta rasa kelelahan. Meski jumlah penderita AR sedikit, namun penyakit ini sangat progresif dan paling banyak menyebabkan kecacatan. “Kerusakan sendi sudah mulai terjadi pada 6 bulan pertama dan jika tidak diobati bisa terjadi cacat dalam 2-3 tahun. Pengobatan utama penyakit AR adalah untuk memperbaiki fungsi sendi, mencegah kecacatan dan disabilitas. Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, obat yang sekarang ada hanyalah untuk mengurangi gejala dan mencegah perjalanan penyakit. Pengobatan dini terbukti dapat mencegah perburukan penyakit AR. Karena itu masyarakat diharapkan mewaspadai gejala awal penyakit AR.  Tujuan pengobatan artritis reumatik yang utama adalah tercapainya remisi selama dan sedini mungkin sebelum terjadinya kerusakan struktural sendi. Bila kondisi ini berhasil didapatkan, berbagai gejala penyakit itu tidak dijumpai lagi. Ini juga dapat memperlambat progresivitas penyakit. Seiring dengan pemahaman penyakit, kini telah diperkenalkan obat biologik terbaru bagi pasien yang tidak bisa teratasi dengan obat-obat konvensional. Peradangan pada sendi yang dialami penderita AR terjadi karena ada beberapa sitokin atau protein. Obat-obatan biologik ini bekerja secara khusus menghambat aktivitas biologis sitokin-sitokin tersebut.

Artikel Terkait Artritis Reumatoid Bisa Menimbulkan Kecacatan: