Anemia Sel Sabit

Solusi Anemia

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Anemia » Anemia Sel Sabit

Anemia sel sabit terjadi akibat tidak terdapat cukup sel darah merah sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Penyakit sickle cell atau anemia sel sabit merupakan gangguan darah di mana penderita mewarisi mutasi pada gen hemoglobin yang menyebabkan perubahan bentuk dan efektivitas sel darah merah.

Sel darah merah yang seharusnya bulat dan lembut, menjadi kaku dan berbentuk bulan sabit (sabit). Sehingga sel darah merah bentuk sabit tersebut tidak dapat melewati pembuluh darah yang kecil.

Sel-sel berbentuk tidak teratur seperti ini dapat terjebak dalam pembuluh darah kecil sehingga memperlambat atau memblokir aliran darah dan oksigen ke bagian tubuh lain, seperti ginjal, otak, dan tulang.

Penyakit sel sabit (sickle cell disease) adalah suatu penyakit keturunan yang ditandai dengan sel darah merah yang berbentuk sabit dan anemia hemolitik kronik. Pada penyakit sel sabit, sel darah merah memiliki hemoglobin (protein pengangkut oksigen) yang bentuknya abnormal, sehingga mengurangi jumlah oksigen di dalam sel dan menyebabkan bentuk sel menjadi seperti sabit.

Masalah penyakit tersebut mulai berkembang dalam beberapa minggu pertama setelah kelahiran, ketika hemoglobin janin digantikan oleh hemoglobin dewasa. Penyakit tersebut telah mempengaruhi ratusan ribu orang di seluruh dunia, yang harus mengalami penyakit ini seumur hidup dengan rasa sakit yang melemahkan. Penyakit tersebut menyebabkan kerusakan organ kronis dan umur penderitanya menjadi lebih pendek.

Sickle cell anemia (SCA) adalah penyakit genetik yang resesif, artinya seseorang harus mewarisi dua gen pembawa penyakit ini dari kedua orangtuanya. Hal inilah yang menyebabkan penyakit SCA jarang terjadi. Seseorang yang hanya mewarisi satu gen tidak akan menunjukkan gejala dan hanya berperan sebagai pembawa. Jika satu pihak orangtua mempunyai gen sickle cell anemia dan yang lain merupakan pembawa, maka terdapat 50% kesempatan anaknya menderita sickle cell anemia dan 50% kesempatan sebagai pembawa.

Penyebab

Anemia sel sabit disebabkan oleh mutasi pada gen yang memberitahu tubuh untuk membuat hemoglobin.

Hemoglobin berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh.

Pada anemia sel sabit, hemoglobin abnormal menyebabkan sel darah merah menjadi kaku, lengket, dan cacat.

Gen sel sabit diturunkan dari orang tua dengan pola pewarisan yang disebut resesif autosomal.

Selain itu sel sabit juga dapat disebabkan oleh:

  • a. Infeksi
  • b. Disfungsi jantung
  • c. Disfungsi paru
  • d. Anastesi umum
  • f. Menyelam.

Gejala

  • semakin memburuknya anemia secara tiba-tiba
  • nyeri (seringkali dirasakan di perut atau tulang-tulang panjang)

Nyeri perut bisa sangat hebat dan bisa penderita bisa mengalami muntah; gejala ini mirip dengan apendisitis atau suatu kista indung telur. - demam - kadang sesak nafas - Pada anak-anak, bentuk yang umum dari krisis sel sabit adalah sindroma dada, yang ditandai dengan nyeri dada hebat dan kesulitan bernafas - Sebagian besar penderita mengalami pembesaran limpa selama masa kanak-kanak - Pada umur 9 tahun, limpa terluka berat sehingga mengecil dan tidak berfungsi lagi - Anak-anak yang menderita penyakit ini seringkali memiliki tubuh yang relatif pendek, tetapi lengan, tungkai, jari tangan dan jari kakinya panjang - Perubahan pada tulang dan sumsum tulang bisa menyebabkan nyeri tulang, terutama pada tangan dan kaki - Terjadi luka terbuka di tungkai, terutama pada pergelangan kaki akibat sirkulasi ke kulit yang jelek - Kerusakan pada sistem saraf bisa menyebabkan stroke - Pada penderita lanjut usia, paru-paru dan ginjal mengalami penurunan fungsi - Pria dewasa bisa menderita priapisme (nyeri ketika mengalami ereksi) - Kadang air kemih penderita mengandung darah karena adanya pendarahan di ginjal.

Faktor Resiko

Risiko mengalami anemia sel sabit semakin besar saat seseorang memiliki orang tua dengan gen pembawa dan anemia sel sabit lebih umum terjadi pada keturunan Afrika, India, Mediterania, Arab Saudi, serta Amerika Selatan dan Tengah.

Terapi Anemia