Amandel/Tonsilitis

Solusi Sembuh Alami
Natural, Aman, Herbal, Halal, Uji Klinis
Ijin Badan POM Resmi, Hak Paten Dan Sertifikat Tingkat Dunia
Sudah Banyak Yang Sembuh

Klik GoSehat.com

GoSehat.com » Amandeltonsilitis

Radang amandel/tonsilitis merupakan suatu keadaan saat kelenjar limfe yang ada di tenggorokan membengkak atau meradang.

Amandel merupakan jaringan kelenjar di limfoid yang terletak di antara rongga tenggorokan yang berfungsi sebagai penyaring kuman, infeksi dan bakteri. Amandel adalah benteng pertahanan tubuh yang berfungsi sebagai pengontrol masuknya kuman ke dalam tubuh.

Tonsilitis umumnya menyerang anak-anak berusia 5-10 tahun, namun bisa juga menyerang orang dewasa. Awalnya penderita mengeluh kerongkongannya terasa kering. Lalu perlahan menjadi nyeri (nyeri di kerongkongan dan nyeri untuk menelan). Pada kasus amandel yang telah menahun (tonsilitis kronis), maka selain nyeri saat menelan, nyeri di kerongkongan, juga terkadang merasa ada benda asing di tenggorokan, nafas (mulut) berbau (halitosis). Dapat disertai lemah, selera makan turun, dan sakit kepala. Pada pemeriksaan fisik, dokter akan menjumpai pembesaran tonsil (amandel), detritus positif pada penekanan, arkus tonsillaris anterior-posterior berwarna merah, criple melebar. Kelenjar submandibula (dapat pula) membesar/membengkak. Pemeriksaan laboratorium yang diperlukan biasanya adalah darah rutin.

Amandel dalam istilah kedokteran disebut dengan tonsil merupakan dua buah kelenjar getah bening di kedua sisi belakang tenggorokan. Amandel merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang mengandung sel-sel antibodi. Dalam keadaan normal, virus dan bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut, kemudian disaring di amandel. Di dalam amandel, sel-sel darah putih dari sistem kekebalan tubuh membantu menghancurkan virus atau baktei yang memasuki tubuh. Namun, akibat penyaringan virus dan bakteri disaring amandel, amandel mulai mengalami penurunan fungsi kerja, dampak negatif yang terjadi adalah timbul peradangan dan pembengkakan amandel yang cukup serius, kemudian infeksi pada amandel yang menjalar hingga nyeri terasa di tenggorokan akan menyebabkan peradangan di daerah faring.

Fungsi amandel adalah untuk membantu mempertahankan tubuh terutama bagi anak usia kurang dari 6 tahun untuk melawan penyakit. Mulai usia lebih dari 6 tahun fungsi amandel akan diganti oleh pertahanan tubuh yang lain. Dengan bertambahnya usia seharusnya amandel akan mengecil dengan sendirinya kecuali bila sering terjadi infeksi atau peradangan seperti batuk pilek atau adanya faktor alergi maka amandel akan tetap membesar. Oleh karena itu radang amandel jarang dijumpai pada orang dewasa. Sebenarnya amandel karena virus berpotensi untuk sembuh sendiri. Namun bila virus telah menyebar melalui pembuluh darah (viremia) dan daya tahan tubuh sedang lemah, maka sangat berpotensi menjadi lebih parah. Amandel karena bakteri dan jamur dapat diatasi dengan pemberian antimicrobial atau antibiotik yang sesuai.

Radang amandel ditandai dengan sakit tenggorokan ringan hingga menjadi parah, amandel menjadi bengkak dan merah serta gatal. Radang amandel dapat menyebabkan:

  • Kesukaran menelan
  • Panas
  • Sakit pada otot dan sendi
  • Badan terasa sakit
  • Kedinginan
  • Sakit pada telinga

Penyebab

Penyebab amandel adalah basil fusifomis dan basil spirlia yang memicu terjadinya peradangan atau pembengkakan pada tonsil. Virus dan bakteri yang menyebabkan amandel yang paling umum dan banyak terjadi adalah virus Epstein-Barr dan virus Coxsackie dan virus atau bakteri yang paling umum pada penyakit amandel adalah streptokokus A.

Faktor lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya radang amandel yaitu : - Kekurangan Vitamin C - Faktor Makanan - Kurangnya konsumsi air putih setiap hari - Terlalu sering mengkonsumsi makanan pedas - Kurangnya perhatian terhadap kebersihan ketika sebelum makan

Gejala Amandel

Gejala penyakit amandel yang paling mencolok adalah kesulitan dalam menelan makanan akibat amandel yang meradang dan membengkak serta memblokir jalannya udara atau oksigen yang masuk ke dalam tubuh.

Tanda dan gejala umum yang terjadi pada radang amandel yaitu :

  • Demam dengan suhu nada tinggi sekitar 41◦C
  • Mengalami nyeri pada tenggorokan dan kelenjar gondok
  • Badan terasa lemah
  • Demam yang timbul mendadak
  • Nyeri saat menelan
  • Ludah yang terasa pahit
  • Mual dan muntah
  • Berubahnya suara
  • Anak-anak sering buang air ludah
  • Merah dan bengkak pada amandel
  • Timbul bercak atau lapisan putih kekuningan pada amandel
  • Leher bengkak
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa sakit atau pegal
  • Biasanya disertai batuk dan pilek
  • Hidung tersumbat

Berikut merupakan beberapa makanan dan minuman sehat yang dapat membantu menyembuhkan radang amandel secara alami:

Bubur

Bubur lebih mudah ditelan dibanding nasi biasa. Anda juga dapat menambahkan rempah-rempah seperti cengkeh untuk menyembuhkan tonsilitis.

Bayam

Sayur bayam bisa menyembuhkan infeksi tenggorokan. Jangan lupa tambahkan sedikit bubuk lada hitam. Selain lezat, sayur bayam juga dapat menyembuhkan tenggorokan yang gatal dan sakit.

Kentang tumbuk

Ini adalah makanan yang efektif untuk menyembuhkan tonsilitis. Kentang tumbuk juga membuat kenyang lebih lama lho.

Jahe

Jahe merupakan salah satu makanan yang efektif untuk mengobati tonsilitis dan infeksi tenggorokan lainnya. Anda dapat membuat minuman jahe hangat dan menambahkan beberapa tetes madu untuk menyembuhkan amandel. Jahe juga efektif dalam mengobati batuk kering.

Madu

Anda dapat membuat minuman madu hangat atau mencampurnya dengan bubuk lada hitam untuk menyembuhkan tonsilitis.

Lemon dan madu

Ambil segelas air (kondisi suam-suam kuku), tambahkan beberapa tetes madu dan perasan jeruk nipis. Aduk rata dan minum.

Tips untuk perawatan dan pengobatan untuk mencegah dan menghindari amandel diantaranya :

  • Banyak mengkonsumsi air putih atau mineral
  • Mengkonsumsi buah dan sayur
  • Istirahat yang cukup
  • Sering mencuci tangan
  • Jangan minum es, sirop, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan dan manisan
  • Berkumur dengan air garam hangat sebanyak 3 kali sehari
  • Berkumur dengan menggunakan air putih hangat yang dicampur dengan sedikit garam minimal 3-4 kali dalam sehari
  • Mengkompres leher dengan handuk atau kain yang sudah direndam dengan air hangat
  • Biasanya, amandel kronis dengan pembengkakan amandel yang terlalu besar mengakibatkan terganggunya pernapasan sehingga memerlukan operasi amandel
  • Jangan berbagi gelas, alat makan, sikat gigi atau lainnya kepada penderita radang amandel
  • Jika menderita radang amandel, pisahkan barang-barang dan jangan memakai bersama orang lain
  • Sesudah sembuh dari radang amandel, ganti sikat gigi dengan yang baru
  • Jangan mengkonsumsi secara berlebihan pada jenis makanan yang diolah dengan menggunakan banyak minyak, seperti gorengan.